"CURANPEN"
Teman - teman lantas selalu menertawakannya karena ia sering berperilaku aneh. Tetapi dibalik itu ia punya kebiasaan mencuri pulpen teman sekelasnya dengan trik yang jitu dan rahasia tentunya. Oleh karena itu ia mendapat gelar " Si Curanpen " atau lebih jelasnya pencurian pulpen ia bernama Aldi.
Suatu hari ketika pelajaran matematika ia memulai operasinya karena ia memang pintar matematika ia selalu selesai mengerjakan tugas dan soal soal lebih awal. Ketika temannya mulai bingung mengerjakan soal matematika dan lengah terhadap barang barangnya, Aldi berbisik kepada teman sebangkunya yang bernama Reksa, "Sa, ada target baru nih," sambil matanya melirik ke sebuah pulpen milik temannya di belakang mejanya. langsung saja ketika itu mereka melakukan operasi kepada teman dibelakangnya yang bernama Abdul, kebetulan ia duduk sendiri jadi tidak ada yang tahu bahwa Aldi dan Reksa sedang melakukan operasi. " Dul kamu bisa gak ngerjain soal itu ? masa gitu aja pusing," kata Aldi begitu sombongya. "Mau diajarin sama kita-kita gak?" tawar Reksa. "Mau! mau! mau banget !" girang Abdul. (HADUH CAPE NGETIKNA EUY . TAPI PERJUANGAN BELUM SELESAI. lanjukan !!) "Sa, kasih sa!" ucap Aldi sambil tersenyum "Nih, kalau mau nyari titik puncak pake rumus ini nih" ucap Reksa. Ketika Abdul sedang asik - asiknya di ajarkan oleh Reksa, Aldi melakukan operasinya ia modus sambil mengajari Abdul lalu dengan lincahnya bagaikan ular tangannya berhasil meraih pulpen yang kebetulan ada di atas meja, tanpa diketahui oleh Abdul.
Setelah bel tanda pulang berbunyi mereka pulang. Seperti biasa mereka berkumpul di rumah kost Aldu untuk menghabiskan waktu bersama dengan cuma-cuma. "Dipikir-pikir kalau kita melakukan operasi dan hanya dapat satu pulpen saja mana cukup buat kita berdua, ya gak?" ucap Reksa. Aldi termenung sejenak " Bagaimana kalau kita melakukan operasi dengan target baru?"
"Apa" tanya Reksa.
"Pokoknya semua alat tulis kita ambil jangan hanya pulpen aja, kalau memang ada kesempatan dalam kesempitan."
BERSAMBUNG.........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar